Cara Simpan Cabai yang Benar, Bisa Awet sampai 3 Bulan

Cabai adalah tumbuhan sejenis capsicum yang sangat populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Capsicum adalah zat yang membuat tanaman ini terasa pedas. Semakin tinggi capsicum maka semakin pedas rasanya.

Ditambah dengan iklim tropis di Indonesia membuat tanaman capsicum ini bisa dengan mudah ditanam. Tumbuhan yang satu ini bisa digunakan sebagai sayur atau sebagai bumbu tergantung pemilihan bahan dan cara pengolahannya. Namun jika tidak tahu bagaimana menyimpannya dengan benar maka akan membuatnya cepat rusak. Berikut beberapa cara menyimpan cabai agar bisa bertahan lama.

Cara Menyimpan Cabai yang Baik

1. Simpan di dalam Kulkas

Cara yang pertama adalah menyimpan cabai ke dalam kulkas. Cara yang paling umum dilakukan oleh ibu rumah tangga ketika menyimpan bahan masakan. Dengan menyimpannya ke dalam kulkas akan membuatnya lebih awet.

Dengan suhu yang tetap stabil di dalam kulkas akan membuatnya tetap awet. Namun jangan disimpan di freezer. Karena hal itu akan membuatnya berair dan rusak. Simpan saja di bagian tengah kulkas.

2. Jangan Dekatkan dengan Bahan Mentah Lain

Ketika menyimpan cabai ke dalam kulkas jangan dekatkan dengan bahan mentah lain seperti sayuran. Hal ini bisa mengakibatkan kerugian untuk kedua bahan tersebut. Dimana ketika salah satunya mengalami kebusukan maka akan membuat bahan yang lainya juga ikut membusuk.

Lebih bagus jika tumbuhan capsicum ini diletakan dekat susu atau keju. Ini karena susu dan keju memiliki sifat menyerap aroma. Sehingga membuat tumbuhan capsicum ini lebih tahan lama. Untuk mendapatkan bahan dapur silahkan cek tanihub.com.

3. Jangan Dicuci

Bersih itu perlu namun tidak semua harus dicuci terlebih dahulu. Khusus untuk cabai jika mau digunakan baru dicuci. Namun ketika mau menyimpan sebaiknya jangan dicuci terlebih dahulu. Cukup dilap menggunakan tisu juga kamu ingin menjaga kebersihan.

Air yang digunakan untuk mencuci bisa mempercepat proses pembusukan. Hal ini diakibatkan oleh air yang bisa mempengaruhi kelembapan. Dari kelembapan ini membuah suhu udara di sekitar menjadi tidak stabil. Dimana hal itu akan membuat tanaman capsicum ini menjadi rusak.

4. Simpan Bersamaan Dengan Bawang Putih dan Dilapisi Tisu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya dengan mencuci akan membuat cabai cepat rusak. Oleh sebab itu ketika disimpan lebih baik jauhkan dari air. Karena air bisa membuat kelembapan yang mempercepat proses kebusukan. Tisu yang mempunyai sifat menyerap air akan sangat berguna mengatasi masalah ini.

Simpan cabai ke dalam wadah tertutup dengan dilapisi tisu agar terhindar dari air. Taruh bawang putih yang sudah dikupas di atasnya. Bawang putih bisa membuatnya awet karena anti bakteri yang ada di dalam bawang putih.

5. Pisahkan Dari Tangkainya

Sebelum disimpan sebaiknya pisahkan bumbu dapur ini dari tangkainya. Hal ini dikarenakan sifat buah yang lebih tahan lama dari pada tangkainya. Jika tetap dibiarkan tangkai hanya akan membuat buahnya cepat rusak.

Namun hati-hati dalam memisahkan buah dan tangkainya. Agar tidak menyebabkan goresan pada buah. Jika ada goresan atau lubang pada buah akan membuat udara bisa leluasa masuk ke dalam buah dan membuahnya rusak.

Demikian cara menyimpan cabai agar tahan hingga 3 bulan. Perhatikan aspek-aspek kecil tersebut agar menghindari proses pembusukan. Untuk kamu yang mencari tempat belanja bahan dapur secara online, silahkan cek tanihub.com. TaniHub merupakan aplikasi e-commerce yang menjual hasil pertanian. Harapannya, TaniHub dapat membuat petani dapat lebih sejahtera. Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *